Aneh, Wartawan Dilarang Liputan Di PT. Tanjung Odi 

oleh -134 views

Foto: Ist

SUMENEP, RumahBerita – Puluhan wartawan dihadang karyawan dan  satpam PT. Tanjung Odi saat hendak masuk untuk menjalankan tugas liputan sidak Forkopimda di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (23/06/2020).

Ketika para kuli tinta yang dilindungi oleh undang-undang itu hendak masuk halaman PT. Tanjung Odi, Beberapa karyawan dan satpam yang bertugas di pintu masuk tidak memberikan izin kepada sejumlah kuli tinta dengan alasan mengikuti kebijakan dari perusahaan dan protokol kesehatan Covid-19.

“Semua yang masuk ke sini sudah dibuktikan dengan hasil pemeriksaan,” kelit salah satu satpam kepada media.

Baca Juga =  Diterpa Hujan,  Bone Dikepung Banjir. Begini Kondisinya

Saat itu, kejadian mulai memanas saat rombongan Forkopimda setempat diizinkan masuk. Sementara, para Wartawan tetap tidak diizinkan.

“Kenapa kami tidak diizinkan masuk. Ini jelas menghalang-halangi kerja jurnalis,” kata Hartono, salah satu jurnalis senior sekaligus pimpinan Portalmadura.com.

Bahkan, kegaduhan hampir terjadi sewaktu beberapa jurnalis memaksa masuk untuk mengambil gambar di halaman perusahaan.

“Ini apa alasannya, tidak jelas. Apa ada aturan protokol kesehatan yang menyebutkan wartawan dilarang meliput,” sesalnya.

Baca Juga =  Komisi E DPRD DKI Minta Kerja Terprogram SDN Kebon Manggis 01 Pagi Sebagai Sekolah Ramah Anak

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan perihal pelarangan masuk untuk meliput Sidak Forkopimda setempat.

Diberitakan sebelumnya, PT Tanjung Odi Sumenep, Madura, Jawa Timur enggan membeberkan hasil rapid tes massal seribuan karyawannya.

Perusahaan yang bergerak di bidang industri rokok itu berdalih ingin melindungi data karyawan dari siapapun perihal hasil rapid tes.

“Terkait hasil pemeriksaan, kami sampaikan bahwa kami juga dalam rangka melindungi data pribadi karyawan, seluruh data hanya bisa diberikan kepada Bupati Sumenep selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19,” ucap Plt Kasi PGA PT. Tanjung Odi Sumenep, Ricki Cahyo Prasetyo pada sejumlah media. Senin (22/06/2020) kemarin.

Baca Juga =  Lurah Kemelak Satroni Dan Tutup Kafe Ilegal Yang Buka Di Bulan Ramadhan

Menurutnya, saat ini, karyawan yang bekerja di PT Tanjung Odi sudah menjalani rapid tes. Bahkan, sebagaimana dilansir dari News Indonesia, sudah diserahkan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep.

“Kami sebisa mungkin tetap menjaga data itu, sudah kami klarifikasi dan sudah diserahkan kepada Gugus Tugas Covid-19,” tandasnya. (rd)

Print this entry