Tabung Gas Meledak, Seorang Nenek Jadi Korban

oleh -34 views

Tabung Gas Meledak, Seorang Nenek Jadi Korban

SUMENEP, Rumahberita.news – Sabtu dini hari tanggal (01/07/20), sekira pukul 04.00 WIB. Tabung gas 3 kg mengalami kebocoran hingga terjadi ledakan yang berada di dapur rumah Sahwa warga Dusun Tarebung, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kaleanget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Akibat ledakan tabung gas tersebut, Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyampaikan, Sahwa mengalami luka bakar di bagian wajah, lengan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri.

Baca Juga =  Terkait Corona, Bupati Gelar Rapat Bersama MUI dan FKUB

“Terjadi sekitar pukul 04.00 pagi tadi, di ruang dapur milik Sahwa (70) korban memegalami luka bakar,” Ujar AKP Widiarti.

Peristiwa na’as tersebut terjadi ketika korban masuk ke dapur untuk memasak. Korban kemudian mencoba menghidupkan saklaratau skakel lampu ruangan dapur, namun tiba-tiba terjadilah ledakan.

“Begitu mendengar suara ledakan, Widi juga menerangkan, Sang suami Sahwa yakni Hanawi langsung menuju ke arah dapur dan mendapati korban di sekitar pintu masuk dapur dalam kondisi sudah tergeletak, sebagian tubuhnya (korban red) mengalami luka bakar,” ungkapnya.

Baca Juga =  Bupati Safrial Hadiri Pelantikan Rektor Unja Periode 2020-2024

Setelah itu, sang suami langsung memadamkan api pada tabung gas LPG dan menolong istrinya untuk dibawa ke rumah sakit islam (RSI) Garam Kalianget untuk dilakukan perawatan secara medis.

“Akibat dari kejadian tersebut korban dibawa ke RSI Garam Kalianget dan nyawa korban masih bisa diselamatkan,” Tanbahnya.

Sementara kondisi ruang dapur rumah milik Sahwa beberapa mengalami kerusakan, seperti pada bagian asbes, daun pintu dapur lepas, dan kerugian materil atas kejadian tersebut ditaksir sebesar Rp. 500.000.

Baca Juga =  Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakor KLA

Mantan Kapolsek Sumenep Kota itu mengatakan, pihak korban dan keluarganya menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan kelalaiannya sendiri dan keluarga korban menerimanya sebagai musibah dan tidak menginginkan kejadian tersebut diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian serta tidak akan melakukan penuntutan hukum kepada pihak manapun.(rd)

Print this entry